This is default featured slide 1 title

BE POSITIVE THINKING, CREATIVE AND SMART

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Translate

Senin, 20 Januari 2020

untuk kalian yang sedang patah hati

Melihat kalian yang dimabuk cinta menangis sedih patah hati aku merasa beruntung tidak perlu merasakan hal itu
"Enak banget yah jadi kamu, gak perlu sedih gara gara cowok." Kalimat yang selalu kalian utarakan dikala kalian bersedih karena cinta.
Tapi ntah mengapa akhir akhir ini aku mulai merasa sepertinya aku tidak seberuntung itu dan kalian tidak semalang itu.
Yah kalian memang seringkali dirundung sedih tapi kalian lupa kalian juga seringkali merasakan bahagia. Bahagia karena merasa dicintai dan mencintai.
Aku memang belum pernah merasakan mencitai dan dicintai oleh seseorang tapi aku pernah kok menyukai dan merasa disukai oleh seseorang. Rasanya ketika merasa sedih karena sesuatu hal, mengingat dia saja sudah mampu membuat tersenyum. Bagaimana yah rasanya jika mencitai dan dicintai seseorang jika menyukai dan merasa disukai saja semenyenangkan itu.
Wahai kalian yang sedang dirundung sedih karena cinta, kalian tidak semenyedihkan itu. Jangan terlalu membenci karena setidaknya kalian pernah merasakan bahagia bersama berbagi kenangan bersama. Berpisalah jika memang tak ada jalan lagi untuk bersama. Namun jangan sakiti diri kalian lebih dalam dengan saling membenci. Hargailah kenangan bahagia yang kalian miliki.
Karena bukan hanya kamu yang pernah membuat dia bahagia, dia juga pernah membuat kamu bahagia. Intinya kalian juga beruntung. Hanya saja kalian tidak menyadarinya dan memilih menutupi diri dengan kebencian. 

Sabtu, 06 Mei 2017

WHY I LEARN ENGLISH ?


hi i'm an english learner from Indonesia. i proud to be Indonesian and my favorite foods are indonesian foods though :D.  i'm kpopers and i love to watching korean drama but wait i also love and support indonesian music and indonesian films.

i'm nuraisah and now i study in makassar state university at eduacatin faculty and my major is education administration. i have a big dream but i recognize that my effort is less :'(
my dream is getting a scholarship to study in abroad and unfortunately my effort is nothing. i really wanna do something but i have no chance. i hope oneday the chance comes to me and i get that chance.
i believe anything is  possible. i wishful hopeful and never feel hopeless because that's the way i do positive thinking. positive thinking all the time is the key of successful and happiness life right? :D

Back to the topic, why i learn english? my simple answer is i need it. i need english to find a good job, i need english to figure out about many things and definitly i need english to reach my dreams.
instead, i learn english because i just love it lol

i,m not good yet speak english but i will share how i learn english in my next post.
i still learn and will always learn english :)

thanks for reading this post and sorry for mistake ;)



Sabtu, 25 Februari 2017

just share

Kemarin saya kebetulan bertemu dengan seseorang yang meskipun hanya sekejap saja karena satu angkot yang sama tapi orang itu memberikan pelajaran yang cukup berarti buat saya. Dia wanita paruh baya berumur kira-kira 50an atau kalo tidak 40an. Penampilannya berbeda dari ibu-ibu kebanyakan dipakai celana panjang, kaos dan jaket serta dengan rambut pendek. Pada saat dia naik diangkot dia tersenyum kepada supir angkot sembari mengatakan tempat tujuannya. Saya sempat was-was saat dia mulai duduk diangkot. Penampilannya yang membuat saya berpikir demikian, sedikit lagi menyerupai preman menurut saya. Lalu beberapa menit kemudian dia memberikan isyarat dengan nada yang sopan dan ramah kepada sopir karena dia sudah sampai tujuan. Dia pun turun sambil tersenyum dan mengucapkan terimah kasih dia membayar ongkos kepada sopir angkot. Dan ditempat dia turun ada beberapa tukang bentor sedang mangkal. Dia dengan ramah menyapa tukang bentor tersebut dan terlihat juga ekspresi senyum ramah tukang-tukang bentor tersebut.
Saya mendapatkan pelajaran berharga bahwa kita tidak boleh langsung menilai dan menjudje orang lain hanya karena penampilannya yang tidak baik menurut kita karena bisa saja perilakunya jauh lebih mulia dari kita.
Kita salat mengaji tapi masih merendahkan dan mengutuk orang lain yang tidak salat dan tidak tau mengaji, apakah itu perilaku yang mulia? Seharusnya kita memberi nasihat yang menunjukkan kasih sayang kita dan mendoakan mereka. Bukan malah merendahkan dan mengutuk mereka serta merasa hebat dan merasa paling mulia yang justru ujung-ujungnya mengantarkan pada kesombongan dan keangkuhan.
Karena kita melakukan kewajiban" kita sebagai umat beragama misalnya salat mengaji berhijab, bukan berarti kita harus menyombongkan diri ketika berhadapan dengan orang yang menurut kita buruk karena tidak melaksanakan kewajibannya. Bisa saja perilaku dia lebih baik mulia dimata Allah swt. dibanding diri kita yang katanya salat tapi masih menceritakan kejelekan orang lain, yang katanya salat tapi tidak pernah tergerak hatinya untuk membantu tetangganya yang kurang mampu dan hidup dalam kemiskinan, katanya salat tapi sering menyakiti perasaan orang lain dan katanya salat tapi masih merendahkan orang lain. Orang yang benar-benar mendirikan salatnya tidak akan melakukan hal demikian.
Satu hal perlu diingat bahwa kita bisa dan alangkah baiknya menasehati orang lain jika menurut kita dia salah tapi jangan pernah memaksa karena hidayah hanya milik Allah swt. jadi tugas kita hanya menyampaikan.
Berbuatlah kebaikan tapi jangan sampai kebaikan itu membuat kita sombong
Justru berterimah kasihlah dan banyaklah bersyukur
Karena jika bukan hidayah dan nikmat dari Allah swt. tentu saja kita tidak akan pernah bisa merasakan indahnya berbuat kebaikan.

Jumat, 17 Februari 2017

MEREKA YANG DIABAIKAN


Terkadang seseorang merasa yang paling menderita dikarenakan begitu banyak hal yang harus dikerjakan tetapi tidak banyak  atau bahkan skenario terburuk tidak ada yang dapat diandalkan untuk membantu, padahal seharusnya banyak yang bisa diandalkan karena didalam struktur menggambarkan hal tersebut. Sebagaian besar orang yang berada dalam situasi tersebut akan menyalahkan orang-orang dalam struktur karena mereka tidak melakukan apa-apa dan tidak bisa diandalkan.

Pertanyaannya adalah apakah orang-orang dalam struktur tapi tidak melakukan apa-apa adalah orang-orang yang bersalah dan sepatutnya disalahkan? Apakah mereka memang orang-orang yang tidak dapat diandalkan? Apakah mereka adalah orang-orang yang hanya peduli dengan dirinya sendiri?

Sebelum menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, cobalah bertanya kepada diri sendiri. Seperti apakah aku memperlakukan mereka? Jangan-jangan aku memperlakukan mereka seolah-olah hanya ingin memanfaatkan mereka dan melupakan mereka ketika aku merasa tidak membutuhkan bantuan mereka. Seperti apakah komunikasi yang kulakukan? Jangan-jangan aku bertingkah tidak membutuhkan bantuan mereka, akan tetapi aku menyalahkan dan menghina mereka seolah-olah sangat mebutuhkan bantuan mereka.

Mungkin seseorang yang terus saja mengeluh dikarenakan situasi begitu banyak yang harus dikerjakan belum tau saja rasanya bagaimana diabaikan. Hal yang menyakitkan adalah ketika ingin melakukan sesuatu tetapi tidak tau apa yang harus dikerjakan dan tidak diberikan  kesempatan untuk mengerjakan sesuatu tetapi terlihat seolah-olah kita yang menolak pekerjaan dan kesempatan yang ada. Dan yang paling menyakitkan adalah sebenarnya kita mampu sebenarnya kita mau untuk berusaha dan melakukan yang terbaik yang kita bisa tetapi orang-orang yang lebih beruntung daripada kita memperlakukan kita seolah-olah tidak bisa dan tidak mau melakukan apa-apa sebelum melihat seperti apa dia memeperlakukan kita. Pada akhirnya, mereka mengabaikan kita dan terlihat mereka yang paling benar dan kita yang paling patut untuk disalahkan.

COBALAH UNTUK MENGHARGAI ORANG LAIN MESKIPUN KALIAN MERASA DIATAS MEREKA, LEBIH HEBAT DARI MEREKA DAN KALIAN MERASA KALIANLAH YANG PALING BENAR DAN MEREKA ORANG-ORANG YANG PATUT DISALAHKAN KARENA BISA SAJA SUATU SAAT NANTI KALIAN BERADA DIPOSISI MEREKA. MEREKA YANG TIDAK DIBERI KESEMPATAN  DAN MEREKA YANG DIABAIKAN.

Senin, 24 Oktober 2016

RESPON 5 MANJ. PERUBAHAN & PENGEMBANGAN ORGANISASI

DASAR ATAU FUNDAMENTAL DALAM KEGIATAN MENGUBAH SUATU ORGANISASI

Dasar atau fundamental dalam kegiatan mengubah suatu organisasi berkaitan dengan antara lain:
1.      Persoalan lingkungan berkaitan dengan teknologi, ekonomi, hukum, demografi dan ekologi.
2.      Persoalan tujuan suatu nilai-nilai seperti modifikasi tujuan tujuan dan perubahan dalam nilai-nilai.
3.   Persoalan teknikal seperti metode-metode, mekanisme, otomasi, komputerisasi, bentuk dan produk atau jasa.
4.    Persoalan struktural seperti spesialisasi kerja, wewenang, mekanisme organisasi, rancang ulang pekerjaan, rantai komando, rentang kendali, sentralisasi dan desentralisasi.
5.      Persoalan psikososial seperti persepsi, motivasi, loyalitas dan perilaku.
6.      Persoalan manajerial seperti stabilitas, adaptasi, inovasi, koordinasi, partisipasi dan fungsi-fungsi.

Kemudian faktor keenggangan terhadap perubahan terhadap perubahan terbagi atas
1.      Keenggangan individual seperti kebiasaan, keamanan, perhitungan biaya ekonomis, rasa takut akan sesuatu yang tidak diketahui dan kemalasan atau keenggangan.
2.      Keengangan organisasi seperti kelambanan (inersia) struktur, terbatasnya pengetahuan tentang perubahan, inersia kelompok, dianggap ancaman terhadap keahlian, ancaman terhadap hubungan kekuasaan yang sudah mapan dan ancaman terhadap alokasi sumber daya yang sudah ada.


Lantas kemudian persoalan atau pertanyaan yang muncul adalah ketika persoalan-pesoalan yang sudah disebutkan di atas muncul dan perubahan menjadi suatu kebutuhan bagi suatu organisasi , akan tetapi faktor keenggangan untuk berubah menyeruak menyelimuti organisasi, strategi apakah yang akan dilakukan atau sebaiknya dilakukan oleh seorang pemimpin untuk mengatasi masalah tersebut?

Senin, 17 Oktober 2016

TUGAS RESPON 4 MANJ. PERUBAHAN & PENGEMBANGAN ORGANISASI

Tingkat-Tingkat Perubahan Keorganisasian

            Perubahan adalah  proses transformasi individu, kelompok dan  organisasi. Perubahan organisasi terjadi mulai dari perubahan perilaku individu, kelompok hingga perubahan organisasional.
            Bentuk perubahan individu yaitu  perubahan alamiah contohnya perubahan perilaku yang disebabkan karena usia seseorang,  perubahan tersencana contohnya perubahan perilaku seseorang karena tujuan tertentu atau ingin mendapatkan sesuatu yang bernilai baginya dan yang terakhir yaitu ketersediaan untuk berubah.
            Sementara itu, strategi perubahan individu yaitu menggunakan kekuatan atau kekuasaan seperti adanya peraturan-peraturan/perundan-undangan yang harus dipatuhi oleh anggota organisasi, pemberian informasi dikarenakan dengan memberikan informasi-informasi tentang sesuatu hal yang berkaitan dengan hal tertentu dan yang terakhir yaitu diskusi partisipasi dimana pemberian informasi tentang peraturan baru organisasi tidak bersifat searah saja tetapi dua arah.
            Kemudian perubahan kelompok terkait dengan tata cara bersosialisasi anggota-anggota dalam organisasi. Sedangkan perubahan organisasional terkait dengan perubahan struktur, teknologi, tata ruang/letak dan manusia. Serta perubahan individu itu sendiri terkait dengan pengetahuan dan skill.
Lantas pertanyaan yang muncul adalah seperti apa keterkaitan antara 3 tingkat perubahan individu, kelompok dan perubahan organisasional tersebut ?

            Ketika berbicara tentang manajemen perubahan, maka manajemen menurut saya adalah perencanaan, pelaksanaan, pengawasan/pengendalian hingga evaluasi bentuk-bentuk perubahan secara terstruktur sehingga dapat memaksimalkan keuntungan dan meminimalisir kerugian atau dampak negatif yang mungkin terjadi kemudian atau masa yang akan datang bagi organisasi.


Minggu, 02 Oktober 2016

TUGAS RESPON 3 MK MANJ. PERUBAHAN & PENGEMBANGAN ORGANISASI

Tema: Faktor-faktor pendorong perubahan pada organisasi


Berubah atau mati

   Perubahan merupakan hal yang harus dilakukan oleh suatu organisasi jika ingin bertahan dan dapat bersaing di era globalisasi dan teknologi saat ini. Hal tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor-faktor pendorong perubahan pada organisasi. Beberapa ahli seperti Hussey, Kreitner dan Kinicki menyebut faktor perubahan sebagai kebutuhan akan perubahan. Sementara ahli lain seperti Robbin, Geenberg dan Baron menyebutnya sebagai kekuatan untuk perubahan. Kemudian menurut Wibowo (2005:82) bahwa kebutuhan akan perubahan lebih bersifat faktor internal organisasi, sedangkan kekuatan perubahan dapat bersumber dari faktor eksternal dan internal.

  Kebutuhan akan perubahan menurut Hussey seperti perubahan teknologi terus meningkat; persaingan semakin intensif dan menjadi global; pelanggan semakin banyak tuntutan; profil demografis negara berubah; privatisasi bisnis milik masyarakat berlanjut serta pemegang saham minta lebih banyak nilai. Sementara itu menurut Kreitner dan Kinicki membagi kekuatan perubahan menjadi kekuatan eksternal dan internal. Kekuatan eksternal itu sendiri seperti karakteristik demografis, kemajuan teknologi, perubahan pasar serta tekanan sosial dan politik. Kemudian kekuatan internal antara lain problem/prospek SDM dan perilaku/keputusan manajerial.

   Dari berbagai pendapat ahli diatas mengenai faktor-faktor pendorong perubahan menegaskan bahwa perubahan adalah sesuatu hal yang tidak dapat dihindari oleh suatu organisasi disamping beberapa dampak negatif yang mungkin terjadi. Misalnya kurangnya lapangan pekerjaan, meningkatnya rasa individualistik serta kurangnya kepekaan sosial. Hal yang bisa dilakukan adalah dengan meminimalisir dampak negatif tersebut. 

   Sehebat apapun kecanggihan teknologi, tidak ada manusia yang bisa hidup tanpa bantuan orang lain. Sehingga jangan sampai arus globalisasi menghilangkan dan mengikis rasa kemanusiaan yang kita miliki.